sebuah kehidupan yang tak akan orang tahu...

Sabtu, 28 April 2012

cermim

pilih dia atau tidak sama sekali ( part 1)


karya  : iyang budiansyah


     Aku adalah seseorang yg sedang menjalankan cinta, anggap saja namaku andin, aku mempunyai hubungan dengan satu pria yang sanagat aku sayang, panggil saja pria itu bernama ipul.Hubungan aku bersama ipul sangat lancar, malahan mungkin tak pernah mendapatkan masalah yang serius, tidak kutolak bahwa aku mengenal ipul ketika dia merasa terpuruk dalam kehidupan cintanya, dan ketika aku mengenalnya, aku langsung jatuh cinta padanya.

     Tiap hari aku selalu mendatanginya, bertemu dengannya, bahkan saling mencurahkan cerita cerita kelam yang pernah kita berdua lewati, namun beberapa hari setelah menjalankan hubungan dengannya, perasa'anku tentang ipul menjadi selalu negatif, aku selalu berpikir bahwa ipul adalah sesosok pria yang masih mencintai orang yang pernah dicintainya dulu, tetapi tiap aku bertanya tentang perasaan yang selalu aku rasakan padanya,dia hanya marah menanggapi pertanya'an yang aku lontarkan padanya.

     Satu haripun tiba ketika aku merasa tidak enak hati, dan pada waktu itu juga aku berniat untuk mengajak ipul bertemu disebuah daerah perbelanja'an, ketika aku berpikir begitu, aku langsung memegang hp ku dan berniat untuk menajaknya lewat sms,, sms yang aku kirimkan tak lain berbunyi sebagai berikut. " a, sekarang lagi apa,,,bisa gax kita ketemu bentar, soalnya andin mau ceritanih" dan langsung aku kirim sms itu kenomornya, tak lama kemudian ipulpun menjawab sms dari ku dengan berbunyi "Maap din aa gax bisa,,,soalnya aa gi puyeng. Dan sekarangpun aa lgi tiduran dikamar".Dan setelah aku mendapat balasan itu, akupun hanya bisa menyuruhnya untuk beristirahat.

     Namun ketika aku berniat untuk melaksanakan sembahyangku di sebuah mesjid alun alun, tidak kusangka tidak jauh dari masjid itu, aku melihat seorang pria yang mirip dengan pacarku , namun dia sedang bersama wanita lain, perasaanku semakin yakin atas hatiku yang tidak enak pada sa'at itu, tak lama dari situ akupun mendekati mereka dengan wajah yang ceria namun menahan kekecewa'an yang besar. Langsung dari kejauhan aku berteriak " aaaaa,,,,lagi ngapain nih.Gak bilang bilang law lagi pacaran..hehehe ( dengan wajah yang ceria),,"Eh din,,gi apa disini...?" *jawab ipul dengan wajah kagetnya*,,"andin gi jalan" aja a,kenalin donk...hehehehe. Tak jauh dari situ cewek yang bersama ipul pun menyodorkan tangannya padaku, "eh,,,saya imel,,kamu siapa dan siapanya ipul...?" dan ketika ada pertanyaan itu akupun langsung menjawab "Oh imel toh, saya andin temen deketnya a ipul,,kamu pacarnya ya...? hehehe" dan imel pun menjawab "ya,,saya pacarnya"(sambil suara mengecil.)

     Ketika mendengar jawaban itu dari mulut imel, akupun langsung menambah rasa kecewa kepada ipul, dengan wajah tersenyum, aku langsung pamit untuk pulang dan segera menjauh dari hadapan mereka, namun ketika aku pulang, ipul mengajak aku untuk mengobrol sebentar, tetapi rasa kecewa ini tidak bisa ditutupi lagi, aku langsung berlari dan masuk kedalam mobil angkot dan langsung mengirim sms kepada ipul dengan isi " a ipul,,makasih ya udah bohong ma andin,,,cantik banget ih imel itu, yaudah moga langgeung ya,...assalamualaikum ",,, tak lama sms itu terkirim, ipulpun langsung membalaznya dengan balasan " din maap,,bukan maksud ipul  kecewain din,tpi...." tanpa ada sambungan kata"nya "yaudah a,,jgan peduli'in andin lagi,salam buat imel" akhir balesan dari aku kepada ipul.

     Ketika aku sampe rumah, akupun langsung bilang kepada keluargaku untuk cepat pindah ke rumahku yang berada di daerah bogor,,dengan rasa terkejut dari keluargaku, keluargaku langsung meng iyakan permintaanku,. 2 haripun berlalu ,waktunya untuk aku meninggalkan kota garut,ketika aku melihat hp ku,aku melihat berpuluh sms dan telpon tak terjawab dari ipul untukku, namun tak ada satupun yang aku balas dan angkat, karena tekadku sudah kuat untuk pergi meninggalkannya,.

      Sebelum aku pergi kebogor,akupun singgah dulu kerumah ipul untuk memberikan barang yang telah dititipkannya kepadaku, dengan perasa'an yang berdoa semoga ipul tak ada dirumah, akupun berjalan menuju depan rumahnya,, tak lama kemudian aku ketuk pintu rumahnya dan tak lama kemudian terdengar jawaban dari ibunya yang sedang ada didalam dan langsung membuka pintu rumahnya, tidak berbasa basi aku memberikan barang yang aku bawa untuk dikasihkan kepada ipul,dan langsung pamit untuk pergi berangkat,, doaku terkabul, karena ipul sedang tidak ada dirumah, dan dari situpun aku langsung masuk mobil dan bergegas untuk pergi kebogor,tapi ketika kududuk didalam mobil itu,aku berniat untuk membuang kartu perdanaku agar ipul tidak menggangguku lagi..



BERSAMBUNG........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar